Muhammad Irawan Saputra

Home » Uncategorized » Manipulasi Iklan Pada Pikiran Penonton

Manipulasi Iklan Pada Pikiran Penonton

gizmo

gambar: http://www.streetfilms.org

Gambar tersebut adalah salah satu scene dari film Captain America. Apakah anda pernah berpikir bahwa terdapat banyak iklan yang bisa dimasukkan dalam sebuah scene film. Hal itu secara ilmiah ternyata memberikan efek yang sangat besar terhadap pemasaran dari produk dari logo-logo yang tampil dalam sebuah film. Tentunya dengan besarnya efek yang diterima oleh produk tersebut, logo-logo perusahaan yang tampil tidak dengan begitu saja bisa tampil dalam sebuah film dengan gratis. Pembuat film dan perusahaan tentu telah membuat kesepakatan-kesepakatan bisnis tentang hal itu.

Berikut penjelasan ilmiahnya. Sebuah penelitian tentang “Gizmo” (teknik memasukkan gambar sisipan/subliminal) yang dilakukan Fisher pada tahun 1956 (Shrum, 2010, h. 16-21). Ketika beberapa orang diberi paparan gambar sekilas tentang gambar dua kucing dan satu burung yang tersamarkan dalam rentang waktu 10 ms (mili detik). Walaupun tidak ada yang mengatakan bahwa mereka melihat burung tetapi siratan adanya gambar burung di memori beberapa orang tersebut. Ketika di stimulus dengan kata “dog” ada orang yang menggambar rumah dengan anjing penjaga namun model anjingnya berbuntut seperti burung ketika mereka disuruh menggambarkan bayangan mereka. Ketika di stimulus tentang kata bantal maka mereka merespon dengan kata bulu dan goresan lukisannya menyerupai burung, begitupun dengan stimulus sakit mereka menggambar pasien dengan lipatan selimut yang menggariskan bentuk burung. Psikolog modern berpendapat bahwa ketika orang tidak menangkap pola burung, itu mencerminkan sensitivitas rendah dari penonton. Ketika menjalani penelitian ini subjek penelitian bertanya-tanya bahwa mengapa dia terus menggambar seekor burung, dan dia sangat tahu bagaimana cara menggambar seekor anjing dan sering mengggambarnya.

Tentu merek-merek yang masuk dalam scene tersebut akan mempunyai efek yang cukup besar kepada penonton menurut penelitian ini. Merek tersebut diantaranya adalah McDonald dan juga merek mobil Acura. Gambar kecil tersebut tentu akan masuk ke dalam memori penonton dan suatu saat ketika penonton itu lapar atau akan membeli sebuah mobil  atau menyarankan pembelian mobill kepada orang terdekat, maka logo-logo yang telah masuk kedalam pikiran itu tentu akan lebih mendominasi pikiran mereka.

 

Pustaka:

Shrum, L.J. (2010). Psikologi Media Entertainment: Membedah Keampuhan Periklanan Subliminal dan Bujukan yang Tak Disadari Konsumen (1st ed.). (Ismanto, Terjemahan). Yogyakarta: Jalasutra.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: